Periksa hak keluarga Anda
Sebelum menjanjikan bagian tertentu, tanyakan siapa yang berhak mewaris dan bagaimana hak tersebut memengaruhi rencana Anda.
Ingin membuat wasiat atau mengurus warisan? Ketahui apa yang perlu Anda tanyakan kepada notaris dan dokumen yang perlu disiapkan keluarga.
Bawa daftar aset dan orang yang ingin Anda beri warisan. Ceritakan tentang perkawinan, anak, agama, dan adat keluarga Anda. Hukum perdata, Islam, atau adat dapat memengaruhi bagian yang dapat Anda berikan.
Tanyakan bentuk wasiat yang sesuai dan bagaimana notaris melaporkannya ke daftar wasiat Kementerian Hukum. Simpan dokumen asli dengan aman dan beri tahu orang tepercaya tempat menyimpannya.
Sebelum menjanjikan bagian tertentu, tanyakan siapa yang berhak mewaris dan bagaimana hak tersebut memengaruhi rencana Anda.
Bawa sertifikat dan rincian kepemilikan. Tanyakan kepada notaris atau PPAT dokumen serta pendaftaran yang diperlukan untuk pengalihan.
Hibah memindahkan kepemilikan saat Anda masih hidup. Tanyakan tentang persetujuan, pajak, dan hak ahli waris sebelum memberikan aset.
Siapkan akta kematian, dokumen perkawinan dan kelahiran, sertifikat tanah, rincian rekening, serta utang.
Cari wasiat dan akta asli. Minta notaris memeriksa daftar wasiat Kementerian Hukum.
Tanyakan bukti ahli waris yang diterima bank dan kantor pertanahan. Surat keterangan waris atau penetapan pengadilan mungkin diperlukan; perkara waris Muslim dapat melibatkan Pengadilan Agama.
Tanyakan persyaratan bank. Untuk tanah, pastikan akta dan pendaftarannya dengan notaris atau PPAT. Lunasi utang dan pajak, lalu catat pembagiannya.
Minta notaris atau pengacara Indonesia memeriksa keadaan keluarga Anda. Agama, hubungan keluarga, dan adat dapat memengaruhi aturan pembagian serta pengadilan yang berwenang.