Perencanaan warisan dan pewarisan di Indonesia.

Pahami bagaimana hukum perdata, Islam, dan adat dapat mengubah dokumen, forum, serta jalur pembagian bagi keluarga di Indonesia.

Hand-drawn Jakarta skyline with the National Monument

Hal penting setempat

Di Indonesia, tentukan dahulu hukum yang berlaku

Indonesia memiliki sistem pewarisan yang majemuk. Bergantung pada pewaris dan keluarganya, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata, hukum waris Islam dalam Kompilasi Hukum Islam, atau adat yang diakui dapat berlaku. Sengketa dan penetapan ahli waris bagi Muslim umumnya melibatkan Pengadilan Agama, sedangkan perkara lain dapat melalui pengadilan umum, notaris, atau proses administrasi.

Wasiat dapat dibuat melalui notaris dan dilaporkan ke daftar wasiat daring Kementerian Hukum. Keluarga juga menggunakan hibah semasa hidup, pengaturan penerima manfaat, dan kesepakatan keluarga, tetapi pengalihan tanah memerlukan PPAT dan pendaftaran yang benar. Surat keterangan waris atau penetapan pengadilan dapat diperlukan sebelum bank dan kantor pertanahan mengalihkan aset.

01

Kenali sistem hukum

Agama, etnis, keadaan keluarga, domisili, dan lokasi aset dapat menentukan aturan serta forum yang berlaku.

02

Gunakan akta notaris secara tepat

Wasiat notaris, akta keterangan waris, akta hibah, dan kesepakatan pembagian warisan memiliki fungsi hukum yang berbeda.

03

Tanah memiliki alur tersendiri

Tanah dan bangunan warisan memerlukan bukti ahli waris, dokumen pajak, dan kantor pertanahan; hibah semasa hidup bukan pengganti pengalihan PPAT yang benar.

Rencana Anda

Perjalanan warisan yang lebih jelas

Lalui keputusan dalam urutan yang melindungi keluarga, aset, dan orang yang bertanggung jawab.

Ilustrasi langkah 1 dalam perjalanan warisan Indonesia
Langkah 01

Petakan keluarga dan hukum yang berlaku

Catat agama, perkawinan, anak, silsilah, domisili, dan kaitan adat sebelum menghitung bagian atau menjanjikan pembagian.

Ilustrasi langkah 2 dalam perjalanan warisan Indonesia
Langkah 02

Cari wasiat dan akta

Minta notaris memeriksa daftar wasiat Kementerian Hukum, temukan akta asli, dan kumpulkan catatan sipil, kematian, kepemilikan, utang, serta pajak.

Ilustrasi langkah 3 dalam perjalanan warisan Indonesia
Langkah 03

Pastikan ahli waris dan kewenangan

Dapatkan surat keterangan waris, akta notaris, atau penetapan pengadilan yang sesuai, lalu selesaikan sengketa atau persoalan bagian terlindungi sebelum pengalihan.

Ilustrasi langkah 4 dalam perjalanan warisan Indonesia
Langkah 04

Alihkan aset dan catat kesepakatan

Berkoordinasi dengan bank, penanggung, PPAT, dan kantor pertanahan, lunasi kewajiban dan pajak, lalu catat pembagian dalam bentuk yang diwajibkan.

Dukungan digital di Indonesia

Mulai dengan bantuan yang tepat.

Silsilah keluarga dan inventaris aset, pemeriksaan daftar wasiat melalui notaris, pengumpulan dokumen, penentuan awal sistem hukum, dan koordinasi kasus dapat dimulai secara daring. Akta notaris, penetapan pengadilan, pekerjaan PPAT, dan pendaftaran tanah tetap memiliki langkah formal.

Yang dapat dimulai secara daring

Timeliss sedang menyiapkan dokumen khusus negara dan jalur profesional sebelum membuka layanan publik di Indonesia. Anda tetap dapat menata informasi di atas atau menghubungi kami mengenai kasus awal.

Pertanyaan Indonesia

Jawaban untuk situasi nyata.

Jawaban ini menjelaskan jalur umum, bukan nasihat hukum pribadi. Keluarga, domisili, kepemilikan, dan fakta lintas negara dapat mengubah hasilnya.

Tidak ada satu jawaban untuk semua keluarga. Hukum perdata, Islam, atau adat dapat berlaku berdasarkan hubungan pribadi dan fakta, dan forum yang tepat juga dapat berbeda.

Langkah berikut yang lebih jelas

Mulai dari keluarga dan aset.

Sampaikan keadaan keluarga, agama atau adat yang berlaku, dan lokasi aset agar jalur Indonesia yang tepat dapat dikenali.

Diskusikan situasi Anda